Wednesday, 16 March 2016

Kecangihan Google Maps Membenarkan Sabda Rasulullah 14 Abad lalu


Para pengguna internet, tentunya mengenal betul dengan aplikasi Google Maps. Kecanggihan aplikasi ini dirancang khusus agar dapat digunakan untuk menemukan tempat atau lokasi dengan informasi peta yang telah ditawarkan.

Namun percayakah anda jika teknologi Google Maps ini ternyata mampu membuktikan kebenaran ucapan Rasulullah pada 14 abad yang lalu.

Ucapan Rasulullah yang mengatakan tentang jarak antara dua pintu surga yakni perjalanan dari kota Makkah-Hajar.

Dan pernyataan dari Rasulullah ini telah dibuktikan dengan kecanggihan aplikasi Google Maps seperti dikutip dari palingseru.com.

Dalam kecanggihan teknologi di dunia modern ini, Google Maps memperlihatkan hasil jarak yang sama dengan apa yang diucapkan oleh Rasulullah.

Dalam hasil tersebut memperlihatkan jarak dari Makkah ke dua kota dengan menunjukan angka 1.272 km.

Sebelumnya Rasulullah pernah bersabda didepan para sahabatnya tentang jarak perjalanan dari kota Makkah-Hajar dalam hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhU.

Bahwa Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda dalam HR. Muslim no. 287 yang berbunyi :

"Demi Dzat yang jiwaku ada ditangan-Nya! Sungguh jarak antara dua pintu (yang ada daun pintunya) dari pintu-pintu surga seperti antara Makkah dengan Hajar, atau seperti antara Makkah dengan Bushra." (HR. Muslim no. 287).

Dan jika dilihat dari Google Maps menunjukan jika jarak dari Makkah ke dua kota yang berbeda itu sama-sama menunjukan angka 1.272 km itu berarti jarak yang diucapkan oleh Rasulullah sesuai dengan hasil GPS, Satelit, Pesawat, UAV ataupun roket luar angkasa.

Ini pastinya menjadi mukjizat yang luar biasa.

Kenapa luar biasa? sebab dulu saat Rasulullah lahir di abad ke-7, belum ada satelit dan bahkan tidak ada alat-alat canggih seperti sekarang ini.

Namun wallahu a'lam jika hasil jarak antara Makkah dengan Hajar tersebut sama dengan hasil Google Maps.

sumber http://www.sukasaya.com/

Friday, 11 March 2016

University of Colorado Boulder (November 26, 2014): Star Trek-like invisible shield found thousands of miles above Earth

"And We made the sky a protected ceiling, but they, from its signs, are turning away." (Quran 21:32)




A team led by the University of Colorado Boulder has discovered an invisible shield some 7,200 miles above Earth that blocks so-called “killer electrons,” which whip around the planet at near-light speed and have been known to threaten astronauts, fry satellites and degrade space systems during intense solar storms.
The barrier to the particle motion was discovered in the Van Allen radiation belts, two doughnut-shaped rings above Earth that are filled with high-energy electrons and protons, said Distinguished Professor Daniel Baker, director of CU-Boulder’s Laboratory for Atmospheric and Space Physics (LASP). Held in place by Earth’s magnetic field, the Van Allen radiation belts periodically swell and shrink in response to incoming energy disturbances from the sun.
As the first significant discovery of the space age, the Van Allen radiation belts were detected in 1958 by Professor James Van Allen and his team at the University of Iowa and were found to be comprised of an inner and outer belt extending up to 25,000 miles above Earth’s surface. In 2013, Baker -- who received his doctorate under Van Allen -- led a team that used the twin Van Allen Probes launched by NASA in 2012 to discover a third, transient “storage ring” between the inner and outer Van Allen radiation belts that seems to come and go with the intensity of space weather.
The latest mystery revolves around an “extremely sharp” boundary at the inner edge of the outer belt at roughly 7,200 miles in altitude that appears to block the ultrafast electrons from breeching the shield and moving deeper towards Earth’s atmosphere.
“It’s almost like theses electrons are running into a glass wall in space,” said Baker, the study’s lead author. “Somewhat like the shields created by force fields on Star Trek that were used to repel alien weapons, we are seeing an invisible shield blocking these electrons. It’s an extremely puzzling phenomenon.”
A paper on the subject was published in the Nov. 27 issue of Nature.
The team originally thought the highly charged electrons, which are looping around Earth at more than 100,000 miles per second, would slowly drift downward into the upper atmosphere and gradually be wiped out by interactions with air molecules. But the impenetrable barrier seen by the twin Van Allen belt spacecraft stops the electrons before they get that far, said Baker.

Mualaf Bercerita Tentang Daging Babi


Pengalaman Dan Coretan Aliya (Mualaf)

"Babi sedapkah?"
"Apa rasanya?"
"Mengapa orang Cina suka makan daging babi?"

Apabila saya menceritakan kepada suami cara memasak 'Tao-Yu Bak' (Daging Babi masak kicap), resipi yang diwarisi daripada nenek saya, wajahnya akan berubah, geli gelaman dan loya. Biasalah orang Melayu, dibesarkan dari kecil untuk membenci babi. Tapi bagi saya yang hidup makan daging babi selama lebih 3 dekad, ia bukanlah sesuatu yang luar biasa. Sudah tahu tekstur daging itu, dan sudah boleh bezakannya daripada daging ayam serta lembu.

Setiap kali juga, apabila ditujukan soalan tentang pemakanan daging ini oleh mereka yang baru memeluk Islam kepada mereka yang lahir Islam, kebiasaannya akan disuruh elak. Haram makan makanan tidak halal. Dosa besar.

Mengapa Agama Islam Haramkan Daging Anjing

Gambar cacing-cacing pita yang kotor yang boleh membunuh terdapat dicelah daging anjing.
Setiap yang Allah perintahkan atau larang pasti terdapat hikmah atasnya. Jika Allah mengharamkan sesuatu pasti terdapat keburukan di dalamnya, jika Allah menghalalkan sesuatu pasti ada kebaikan di dalamnya untuk kelangsungan hidup manusia di bumi ini. Kali ini, kita akan membahas mengapa daging anjing diharamkan? adakah sebab ilmiah yang dapat kita ketahui? Berikut penjelasannya.

Prof. Thabârah dalam kitab Rûh ad-Dîn al-Islâmi menyatakan, 

"Di antara hukum Islam bagi perlindungan badan adalah penetapan najisnya anjing. Ini adalah mu'jizat ilmiyah yang dimiliki Islam yang mendahului kedokteran modern. Kedokteran modern menetapkan bahawa anjing menyebarkan banyak penyakit kepada manusia, karena anjing mengandung cacing pita yang menularkannya kepada manusia dan menjadi sebab manusia terjangkit penyakit yang berbahaya, sehingga boleh membunuh. Sudah ditetapkan bahwa seluruh anjing tidak lepas dari cacing pita sehingga wajib menjauhkannya dari semua yang berhubungan dengan makanan dan minuman manusia. 
[Taudhîhul-Ahkam, Syaikh Ali Bassâm, 1/137].

Benarlah sabda Rasulullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam:
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasulullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِي إِنَاءِ أَحَدِ كُم فَلْيُرِقْهُ ثُمَّ لِيَغْسِلْهُ سَبْعَ مِرَارٍ

Bila seekor anjing minum dari wadah milik kalian, maka tumpahkanlah, lalu cucilah 7 kali.
[HR al-Bukhâri no 418, Muslim no. 422.]

Dalam riwayat lain:

طَهُروْرُ إِنَاَءِ أَحَدِكُمْ إَِّا وَلَغَ فِيْهِ الْكَلْبُ أَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ اُوْلاَهُنَّ بِالتُّرَابِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullâh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

" Sucinya bejana kalian yang dimasuki mulut anjing adalah dengan mencucinya 7 kali, salah satunya dengan tanah"
[HR Muslim no. 420 dan Ahmad 2/427]

مَنِ اقْتَنَى كَمبًا إِلاَّ كَلْبَ مَا شِيَةٍ أَوْ كَلْبَ صَيْدٍ نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمِ قِيْرَاطُ

Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qirâth (satu qirâth adalah sebesar gunung Uhud)."
[HR. Muslim no. 2941].

Parasit Daging Babi Masuk ke Otak Manusia



Para doktor mengatakan bahawa penyakit-penyakit "cacing pita"
merupakan penyakit sangat berbahaya
yang berlaku melalui penggunaan daging babi.
Ia berkembang di bahagian usus 12 jari di tubuh manusia,
dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa.
Jumlah cacing pita boleh mencapai sekitar 1000 ekor
dengan panjang antara 4 - 10 meter, dan terus hidup di tubuh manusia
dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).
♦♦♦
Para doktor Amerika berhasil mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan, setelah beberapa waktu mengalami gangguan kesihatan yang ia rasakan setelah mengambil makanan khas Mexico yang terkenal berupa daging babi, hamburger (ham = babi, sebab aslinya, hamburger adalah dari daging babi, dan ketika dipasarkan di negara muslim diganti dengan daging lembu -pent).

Sang perempuan menegaskan bahawa dirinya merasa berpenat-penat (letih) selama 3 minggu selepas makan daging babi. Dan para doktor di rumah sakit "May Clinics" di negara bahagian "Arizona" telah melakukan pembedahan terhadapnya di rumah sakit tersebut setelah mereka berjaya mengetahui "adanya rasa sakit" di bahagian otak kerana adanya cacing yang tumbuh di dalamnya.

Dan akhirnya para doktor memberitahu bahawa mereka harus melakukan pembedahan secepat mungkin untuk boleh mengubati sang perempuan tersebut.

Para doktor menegaskan bahawa makanan daging babi yang terkenal itu telah dimakan oleh sang perempuan AS di Mexico, dan mengandung cacing yang dikenali dengan nama "taenia solium" iaitu cacing yang masuk ke dalam tubuh manusia dari jalan makanan yang tidak sempurna apabila dimasak.

Josef Seirphin, salah seorang doktor perempuan di rumah sakit tersebut menjelaskan bahawa telur cacing melekat pada dinding usus pada tubuh sang perempuan tersebut, kemudian bergerak bersamaan dengan peredaran darah sampai ke hujungnya, iaitu otak. Dan ketika cacing itu sampai di otak, maka ia menyebabkan sakit yang ringan pada awalnya, hingga akhirnya mati dan tidak boleh keluar darinya. Hal ini menyebabkan dis-fungsi yang sangat keras pada susunan organ di kawasan yang mengelilingi cacing itu di otak.

Down Piesira mengatakan, "Sesungguhnya pendapat yang mengatakan adanya cacing di dalam otak terasa sangat asing .... sangat mengejutkan sekali apabila aku mendapati mereka merasakan sakit di bahagian otaknya, dan keluarlah cacing dari otaknya. Kejadian ini adalah kejadian besar yang menyakitkan."

Akhirnya, sang perempuan menerima untuk dibedah --kejadian ini terjadi pada April 2001-- dalam masa 6 jam berturut-turut untuk mengeluarkan cacing yang ada di dalam otak kepalanya. Dan para doktor melakukan pembiusan tempatan, dimana sang perempuan harus dalam keadaan sedar dan boleh berfikir ketika dibedah, sebab hal itu dilakukan diorgan yang sangat penting, iaitu otak; dan harus diajak bicara selama operasi sehingga operasi itu tidak membawa kesan sampingan sedikitpun terhadap otak perempuan itu.

Mengapa Umat Islam Mengelilingi Kaabah? Zakir Naik Menjawab


Dalam sebuah forum terbuka yang dihadiri ribuan orang dan disiarkan di Peace TV, seorang lelaki bertanya kepada Dr Zakir Naik mengapa umat Islam mengelilingi kabah saat haji dan umrah. Adakah alasan saintifik dan logiknya?

"Aku ingin mengetahui tentang Kaabah. Maksud saya, apa penjelasan secara kajian keilmuan dan logik pentingnya Kaabah? Dan mengapa umat Islam mengelilingi Ka'bah? "

Inilah jawapan Dr Zakir Naik mengapa Muslim mengelilingi Kaabah

Saudara ini bertanya dengan bagus. Apa pentingnya Kaabah menurut kajian keilmuan dan logik? Dan mengapa umat Islam mengelili Kaabah?

Banyak non muslim beranggapan bahawa umat Islam menyembah Kaabah. Saya akan memberikan jawapan saya dan nanti saya akan memberikan jawapan secara ilmiah. Saya akan satukan bersama. Menjawabmu dan menjawab non muslim lain atas salah faham ini.

Kaabah adalah kiblat, sebagaimana firman Allah dalam Al Qur'an:

وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ


"Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke ke arah Kaabah" (QS. Al Baqarah: 144)

Dalam bahasa Arab, kiblat. Jadi Kaabah hanya sebagai berjalan. Sebagai contoh, contohnya sekarang kita sembahyang, beberapa menghadap selatan, ada yang menghadap utara, ada yang ke timur, ada yang ke barat. Ke arah mana yang kamu ikuti? Jadi demi persatuan, kami menghadap pada satu arah: Kaabah.

Jadi Kaabah adalah kiblat kami. Tidak ada seorang muslim pun yang pernah menyembah Kaabah.

Dan ketika yang berlainan geografi dunia pertama kali adalah muslim yang membuat itu pertama kali. Adalah Al Idrisi pada tahun 1154 yang membuat peta dunia, bahkan muslim yang membuat peta dunia itu. kutub selatan ada di atas dan kutub utara ada di bawah dan Ka'bah berada di tengah-tengah.

Kemudian orang Barat melancarkan kartografi (pembuatan peta) dan mengubah kutub utara ke atas dan kutub selatan ke bawah, bahkan Kaabah masih tetap berada di tengah-tengah.

Jadi di bahagian mana pun kamu berada di dunia, jika kamu berada di utara menghadap ke selatan, jika kamu berada di timur menghadap ke barat, jika kamu berada di barat menghadap ke timur, jika kamu di selatan menghadap ke utara. Semua muslim di dunia menghadap pada satu arah iaitu Kaabah dan Kaabah adalah kiblat.

Sekarang, apabila kamu pergi umrah, ketika pergi haji, kita melakukan thawaf mengelilingi Ka'bah. Kita berjalan mengelilingi Kaabah. Kenapa kami berjalan mengelilingi Kaabah? Pada dasarnya adalah kerana Tuhan Pencipta. Dan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam melakukan itu.